Rabu, 25 Juli 2012

Sekedar Mampir dan Ngeblog dikit

Udah lumayan lama juga ya, ga singgah ke Blog ini. hahaha, maklum aja, sibuk sih. Sekarang itu anak usil yang namanya Agriva Maranatha Sinuhaji udah ngalamin yang namanya jadi Mahasiswa, tepatnya sih tahun lalu,tahun 2011.hoam, Sangat Jauh dari yang seperti yang diharapkan.Aduh, jadi suntuk mikirinnya. Glek.

Wah, Dulu masih SMA pasti ngebayangin rasanya jadi Mahasiswa itu pasti Happy seheppi -heppinya, nyatanya??! *JDERRR! (Cukup Mahasiswa dan Dompetnya yang tahu). Bisa ga kalian bayangin, Sejak Status Mahasiswa dipegang, semua langsung berubah, ibaratnya Dunia yang selama ini aku jalani, kayak berubah aja jadi satu dunia asing yang harus aku jalani lagi. Belum lagi ngerasain hidup jadi anak Kost (Bujangan tak beruang asalkan senang).

Mulai dari Khayalan, Pelajaran, Tingkah Laku, Pola Hidup, sampai Kisah Kasih ama pacar pun berubah. Duh, kalau mikirin Pacar, aku jadi galau nih. Gimana enggak coba, hubungan ini lagi renggang, sering berantem, jarang banget ketemu, sama sama cuek, dan lain-lain. Padahal kami udah jalin hubungan mulai dari aku masih SMA, sampai sekarang udah semester 3, kumisan lagi. Sempat Putus sama dia, eeeee taunya
»»  READMORE...

Sabtu, 29 Oktober 2011

TARI PENDET


Tari Pendet merupakan Tari yang berasal dari Bali. Tari-Tarian ini termasuk dalam jenis tarian wali, yaitu tarian Bali yang dipentaskan untuk keperluan upacara keagamaan. Tarian ini diciptakan oleh seniman tari asal Bali, I Nyoman Kaler, pada tahun 1970-an.
            Pada dasarnya dalam tarian Pendet ini, para gadis muda hanya mengikuti gerakan penasi perempuan senior yang ada didepan mereka, yang bertanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik. Tarian ini tidak memerlukan latihan yang terlalu intensif.
            Pada awalnya, Tari Pendet ini merupakan tarian pemujaan yang banyak diperagakan di Pura-Pura yang ada di Bali. Tarian ini menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa dan Dewi ke alam Marcapada. Tarian ini sebagai bentuk persembahan masyarakat terhadap Dewa dan Dewi tersebut. Tari Pendet di ciptakan dengan semangat ngayah (sukarela), dan tarian ini diakui dibuat dengan cara komunal bukan dengan cara perseorangan. Tari Pendet ini juga disebut sebagai penghormatan terhadap leluhur dan disebut juga saebgai tari Bhatara ataupun tari Bhatari. Dan tarian ini dipentaskan dihalaman Pura, menghadap ke Pelinggih, tempat dimana Bhatara dan Bhatari di simpan.
           
»»  READMORE...

Minggu, 16 Oktober 2011

LANDEK (Karo Traditional Dance)

Landek is a term dancing in traditional languages ​​Karo. According to the Karo people, movements of landek always symbolize something or tell a story. Each representation is usually describes human characteristics and one's relationship with other people in their social life.
            In general, traditional dance Karo (Landek) is divided into 3 types, that is: 1)Religious Dance, 2) Traditional Dance, and 3) youth dance. Some of the Religious Dance: Dance Teacher, Mulih-mulih, Tungkat Dance, Dance Peselukken, and dance-tembut Tembut. This dance is usually done by the group Guru or shaman group.
Traditional dance is usually performed by close family group during traditional ceremonies. Families are divided into groups: Children Beru, Kalimbubu, Sembuyak, Sukut. The purpose of this dance is as a traditional tribute. For Young-Mudi dance, ritual and religion are not binding on. Here only the needed agility and beauty in this menari.Tari more functionalized on entertainment.
            In dance activities karo (landek), there are three main aspects related to this dance. Third aspect is referred to as the Karo Dance forming elements, namely the motion: 1) endek (down-up), 2) Njole (body sway) and 3) Lempir Tan (tapering fingers). In the dance of Karo, shear legs, waist motion, and do not flirt too much in exploration because, according to customs Karo, it's not polite. But, lately the Karo in contemporary culture, especially after the popularity of a new Karo song, it also created some new dances with certain regulations, such as dance Surit Piso,  Terang Bulan Dance, Dance Mbuah Page, and others.
»»  READMORE...

Rabu, 13 Juli 2011




Kenangan waktu masih Di kelas XII-IPA Tunggal. mungkin ga ya ngulang lagi kayak gini? :')
hmm.,.
»»  READMORE...

Minggu, 13 Februari 2011

AMBISI DAN MIMPI

*****
Kata bijak hari ini: Banyak Cerita tentang cinta.:)
Tenooot, bel pulang sekolah pun bunyi. Aku berjalan keluar kelas sambil menenteng tas ‘Barbie’ pinkku dengan senyum indah layaknya seorang bidadari dari ujung kahyangan dan bernyanyi lagu kesukaanku, Peterpan- “BINTANG 14 HARI” (bukannya itu lagu Kangen band?). Hm..,menurut orang-orang yang ada disekitarku, aku ini ngidap kelainan gen plus Jiwa,bener ga sih? Padahal menurut aku, my life is biasa-biasa aja loh,,wajar kayak yang lain.
Eh,iya..lupa nih ngenalin diri,hehehe,, Namaku Gilang Radotyo, anak kelas 10 SMA di SMA TEXASAJA didaerah Antah Berantah belok kiri. Tinggi, putih, kurus alias KUTILANG tapi seksi loh, menurutku.diwajahku menempel beberapa bintang kecil yang menurut ku udah nambah keseksian wajah ku.namanya Jerawat.keren cing….:D. Saat ini aku tinggal didaerah perumahan Bunga Layu, sebelah sama rumahnya sahabat ku yang paling baik. Dia sahabat aku dari orok tuh. Namanya Lidya,
»»  READMORE...

Selasa, 05 Oktober 2010

Do..Re...mi... (Cerita jaman SMA)

Pelajaran hari ini akan dimulai, tapi aku masih berada dirumah memakan cemilan yang ku simpan dikamarku. Dengan santai aku memakai sepatu hitamku yang bergambar tengkorak di depannya dan mengangkat tas hitam ku yang besarnya astaga! , padahal isinya hanya beberapa buku berikut dengan makanan ringan yang kusediakan untuk dimakan dikelas pada jam pelajaran.Dan aku kini merapikan rambutku yang tebal dan gondrong di depan kaca yang ada di kamar.

Selesai itu, sejenak aku memperhatikan kamarku yang rapi seperti ruangan yang baru saja di pakai berpesta oleh para gerombolan terorist (??). Aku tersenyum dan melangkah keluar kamar,mematikan lampu dan berjalan santai keluar rumah, buka pintu, tutup pintu (:p) . Aku sama sekali tidak peduli dengan tatapan tetangga ku yang sinis kepadaku.
»»  READMORE...

Selasa, 21 September 2010